Posted on Wednesday, 20th January 2010 by ryan
Melalui ajang Consumer Electronic Show (CES) 2010 yang telah berlangsung di Las Vegas pada 7-10 Januari lalu, Intel—produsen prosesor terbesar dunia—sekaligus memamerkan jajaran Intel Core 2010-nya yang makin menonjolkan performa memikat.
Ketangguhan tingkat integrasi dan kinerja yang lebih tinggi dari sebelumnya, termasuk teknologi Turbo Boost Intel untuk laptop, desktop, dan embedded device. Adalah chip Intel Core i7, i5, dan i3 terbaru yang masuk ke dalam jajaran Intel Core 2010. Peluncuran ketiganya dimulai ketika proses manufaktur 32 nanometer (nm) yang menjadi terobosan Intel digunakan untuk memproduksi dan mendistribusi prosesor secara efisien dengan feature harga yang beragam.
Proses 32nm ini juga menggunakan transistor high-k metal gate generasi kedua Intel. Teknik ini pun mampu menghasilkan kecepatan komputer yang lebih tinggi namun tetap hemat energi. Kehebatan tersebut ditambah dengan kemampuan grafis high definition yang terintegrasi dalam prosesor. Baik, Core i7 maupun Core i5 juga memiliki Intel Turbo Boost Technology1 dan Intel Hyper-Threading Technology2 untuk daya komputasi yang adaptif dan efisien.
Sesuai namanya ‘boost’, fasilitas pertama berarti menggenjot kinerja secara otomatis ketika dibutuhkan (sesuai dengan beban aktifitas pengguna). Sedangkan fasilitas kedua memungkinkan pengguna ber-multitask dengan cara menjalankan beberapa “thread” pada setiap inti. Ini tentu berdampak pada komputer yang menjadi lebih responsif dan kinerja yang melonjak. Untuk menyempurnakan prosesor Intel Core 2010 ini, Intel meluncurkan pula Chipset seri 5 yang merupakan chip tunggal pertama.
Awalnya chip ini sekedar menjadi penyambung antar komponen hingga mampu memberikan inovasi dan kapabilitas platform tersendiri, hingga lahirlah istilah hurry up and get idle (HUGI) bagi prosesor Intel. Alhasil, prosesor menjadi dapat menyelesaikan aktifitas dengan cepat agar menghemat energi.
source : infokomputer
Kategori Produk | Comments (0)


