Posted on Tuesday, 6th October 2009 by Saynt

Onlive Logo, Salah Satu Penyedia GoD
Dahulu pernah diulas sedikit tentang Game Streaming dan salah satu perusahaan yang membawanya, kali ini kami kembali berusaha untuk mengupasnya lebih dalam di artikel ini.
Tentu salah satu alasan kenapa para Gamer PC memutuskan berhenti bermain game adalah kurangnya kemampuan mereka untuk “mengejar” kebutuhan hardware yang semakin hari semakin cepat berubah. Biaya yang dikeluarkan hanya untuk memainkan beberapa judul keluaran teranyar tidak lagi masuk akal untuk beberapa kalangan, Terutama yang kondisi dompetnya cenderung tipis ketika akhir bulan seperti para mahasiswa.
Namun Onlive, dan kemudian beberapa waktu setelahnya perusahaan bernama Gaikai mengumumkan service mereka yang cukup revolusioner. Sebuah metode untuk bermain game dengan tingkat spesifikasi maksimal tanpa harus meng-upgrade jeroan komputernya dalam waktu yang cukup lama.
Cara Gaming On Demand Bekerja

- Proses bekerjanya GoD
Di situs Gaikai dijelaskan bahwa data yang dikirim oleh komputer kita sebagian besar adalah input dari keyboard untuk berinteraksi dengan game yang kita mainkan. Sementara semua proses grafik, suara, dan data lainnya di urus oleh server, kita hanya menerima tampilan seperti layaknya melihat video dari youtube atau video streaming lainnya.
Kualitas game tersebut akan ditentukan oleh kekuatan server yang memproses game tersebut. Sementara kita hanya butuh koneksi internet yang stabil dan cukup cepat untuk melakukan streaming.
Kompabilitas game yang ditawarkan oleh layanan ini juga cukup ajaib, karena hingga saat ini para pengembang perlu mengeluarkan dana untuk menjalankan game yang rata-rata berjalan di Windows OS agar bisa berjalan dengan lancar di Mac OS, apalagi sekarang ada Linux yang masih jauh untuk dilirik oleh pengembang.
Revolusi Ekonomi
Sudah berita lama bahwa bajakan di dunia merupakan kendala utama pengembangan suatu software, Business Software Alliance lewat Reuters mengatakan bahwa tahun 2008 lalu jumlah software bajakan naik menjadi 41% di dunia. Hal ini cukup berdampak pada dana seharusnya dapat dikeluarkan untuk pengembangan lebih lanjut. Namun, dengan adanya sistem seperti ini dimana kemungkinan besar mengaplikasikan sistem Micropayments akan dapat mereduksi dengan tajam pembajakan yang terjadi.
Tentu saja dengan adanya sistem ini, kemungkinan besar para pengembang game di dunia akan mengurangi ( bahkan berhenti ) mengeluarkan game dengan paket CD / DVD. Demi meminimalisir bajakan yang beredar, mereka harus mulai menerapkan sistem dimana para pemain “dipaksa” untuk membeli software asli, dan Games of Demand salah satu solusinya.
Dari segi pengguna juga hal ini sangat menguntungkan, karena yang kita harus sediakan ( selain koneksi yang cukup seperti yang sudah dijelaskan ) adalah komputer yang cukup lancar menjalankan video streaming dengan High Definition. Jadi bukan tidak mungkin anda melihat Crysis atau Quake 3 berjalan dengan lancar di komputer rakitan 3 tahun lalu. Hanya saja, kami masih belum bisa mendapatkan info tentang tanggapan para penyedia hardware yang selama ini sangat diuntungkan oleh para gamer.
Onlive sendiri telah didukung oleh beberapa raksasa seperti EA, Ubisoft, THQ, dan Atari. Dan belakangan ini AT & T juga menurunkan dana guna merealisasikan impian seorang Steve Perlman, yang dulu memimpin proyek Quicktime.
Situasi di Indonesia
Dengan kondisi ekonomi dan teknologi Indonesia yang masih kurang mendukung, hal ini dapat membuat para gamer cukup kelimpungan. Manakala para pengembang berbondong – bondong menghilangkan distribusi dalam CD / DVD, maka banyak gamer di Indonesia yang akan “pensiun” karena tidak bisa lagi bermain game dengan bajakan.
Koneksi internet di Indonesiapun bisa jadi kurang mendukung untuk bermain via layanan seperti ini. Jika kita masih memaki ISP saat menonton video dari youtube dengan alasan lagging, apa jadinya ketika layanan ini keluar di Indonesia. Namun semua itu tergantung dari Indonesia, kita hanya bisa berharap kondisi ekonomi dan internet kita cukup kuat untuk menggunakan layanan ini.
Tags: featured, game, game developer, gamer, onlive
Kategori Games | Comments (1)



One Response to “Games on Demand, Impian Sejati Para Gamer”
Posted: Dec 11th, 2009 at 1:22 PM
wow keren..
ga perlu upgrade-upgrade komputer lagi..
cm perlu upgrade koneksi internet..
dan tentunya upgrade penghasilan buat bayar tagihan koneksi internet yg msh terhitung mahal..